Senin, 29 Desember 2008, 20:01
ISLAM
KITAB HARBA’IN NAWAWI
Kebaikan islam seseorang adalah dia meninggalkan semua perbuatan, kegiatan yang dilarang, dan mengerjakan semua yang diperintahkan. Orang islam itu adalah orang yang kaum muslimin itu selamat.
Khusuk dalam ibadah, selalu merasa diawasi oleh ALLOH SWT.
Kasih sayang ALLOH dilimpahkan kepada kita. Malulah kamu terhadap ALLOH sesuai dengan kadar kedekatanmu dengan ALLOH. Dan takutlah terhadap ALLOH sesuai dengan kadar kemampuanmu menghadapinya.
Apabila kamu berbicara maka ingatlah pendengaran ALLOH terhadapmu. Dan apabila kamu diam, maka hendaklah kamu hati-hati akan pandangan ALLOH kepadamu.
QS 50.Qaaf 16-18
Dan sesungguhnya kami menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya. Dan kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya yang duduk di sebelah kanan dan sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya, melainkan ada malaikat yang mencatatnya.
QS 10. Yunus 61
Dan tidakkah engkau (Muhammad) berada dalam suatu urusan, dan tidak membaca suatu ayat Al-Qur’an serta tidak pula kamu melakukan suatu pekerjaan, melainkan kami menjadi saksi atasmu ketika kamu melakukannya. Tidak lengah sedikitpun dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar Zarrah, baik di bumi ataupun di langit . tidak ada sesuatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan semua tercatat dalam kitab yang nyata (lauh Mahfuuz).
QS 43. Az Zukhruf 80
Ataukah mereka mengira bahkan kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya kami mendengar, dan utusan-utusan kami (malaikat) selalu mencatat di sisi mereka.
Kita harus selalu waspada dan hati-hati. Termasuk kebaikan islam seseorang adalah dia meninggalkan perbuatan yang tidak penting. Ulama berpendapat yang utama adalah kita menjaga lisan kita.
Rasul;
Sesungguhnya termasuk kebaikan islam seseorang adalah dia sedikit berbicara terhadap hal-hal yang tidak ada kepentingannya.
Cara membagi waktu.
Orang yang berakal itu pandai membagi waktunya.
1. Dia mempunyai waktu untuk bermunajad dengan ALLOH.
2. Dia mempunyai waktu untuk introspeksi diri.
3. Dia mempunyai waktu untuk merenungkan tentang ciptaan-ciptaan ALLOH.
4. Dia mempunyai waktu untuk menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan pokok dia, yaitu makan, minum, tidur. (refreshing)
Itulah orang berakal yang mempunyai waktu.
Kholifah umar bin abdul aziz;
Barang siapa yang menghitug ucapannya dibandingkan perbuatannya maka dia akan berbicara kecuali hal-hal yang bermanfaat saja.
Rasul kepada muad bin jabal;
Rasul :Kamu jaga mulutmu,
Muad :Ya rosul apakah kita akan dihukum ALLOH karena ucapan kita.
Rasul :Hai muad apa kamu tidak tahu tidaklah menelungkupkan wajah manusia karena hasil ulah lidahnya yang tidak dijaga.
Selamatnya manusia adalah ketika dia menjaga lidahnya.
Ulama;
Manusia yang paling banyak dosanya adalah manusia yang paling banyak bicaranya tentang hal-hal yang tidak ada faedahnya.
Ada seseorang lewat kepada luqmanul hakim ketika dia sedang berkotbah.
Orang itu tanya kamu kan budaknya dari bani fulan?
Iya aku dulu budak.
Bukankah kamu dulu menggembala kambing?
Iya aku dulu menggembala kabing.
Bagaimana kamu bisa seperti ini?
Aku bisa mencapai derajad ini dengan berkata jujur dan aku banyak diam kecuali berkata yang penting saja.
Si sakit berseri seri saat di jenguk. Dia berkata;
Ada dua amalanku dan aku senang dengan itu.
1. aku tidak pernah berbicara kecuali hal-hal yang penting.
2. hatiku selamat kepada orang islam. Tidak sombong.
Muwarij al ajari;
Ada satu perkara yang aku selalu mencarinya sejak sekian lama dan aku akan mencarinya.
Apa yang kamu cari itu?
Yaitu aku menjaga diriku dari segala yang tidak ada faedahnya, dari segala yang sia-sia.
Al hasanu basri;
Termasuk tanda berpalingnya ALLOH dari seorang hamba adalah ketika seseorang itu sibuk terhadap hal-hal yang sia-sia.
Sahul bin abdullah;
Barang siapa yang berbicara yang tidak ada faedahnya, dia akan jauh dari kejujuran.
Ma’ruf;
Pembicaraan seorang hamba yang tidak ada faedahnya adalah penghinaan dari ALLOH SWT.
Barang siapa yang beriman kepada ALLOH dan hari akhir, hendaknya dia berbicara yang baik dan ada faedahnya
Kandungan hadist;
1. Merupakan salah satu prinsip agung.
2. Anjuran memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
3. Anjuran seorang hamba untuk melakukan perkara yang bermanfaat.
4. Anjuran menjauhi nafsu.
5. Ikut campur urusan orang lain adalah menyebabkan permusuhan.
6. Menyibukkan diri dengan perkara yang tidak ada faedahnya berrarti bukti iman yang lemah.
7. Hati yang sibuk dengan ALLOH, pasti melupakan urusan mahluk.
8. Bukti istiqomah seorang muslim. Tidak ikut campur urusan orang lain.
9. berbahagialah orang yang tidak punya waktu untuk gelisah di siang hari.
10.Tujuan utama diciptakan manusia dan jin adalah untuk ibadah kepada ALLOH secara luas.
Yang dimaksud dengan yang berfaedah adalah segala sesuatu yang membawa kebaikan di dunia dan membawa keselamatan di akherat.
ISLAM
KITAB HARBA’IN NAWAWI
Kebaikan islam seseorang adalah dia meninggalkan semua perbuatan, kegiatan yang dilarang, dan mengerjakan semua yang diperintahkan. Orang islam itu adalah orang yang kaum muslimin itu selamat.
Khusuk dalam ibadah, selalu merasa diawasi oleh ALLOH SWT.
Kasih sayang ALLOH dilimpahkan kepada kita. Malulah kamu terhadap ALLOH sesuai dengan kadar kedekatanmu dengan ALLOH. Dan takutlah terhadap ALLOH sesuai dengan kadar kemampuanmu menghadapinya.
Apabila kamu berbicara maka ingatlah pendengaran ALLOH terhadapmu. Dan apabila kamu diam, maka hendaklah kamu hati-hati akan pandangan ALLOH kepadamu.
QS 50.Qaaf 16-18
Dan sesungguhnya kami menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya. Dan kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya yang duduk di sebelah kanan dan sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya, melainkan ada malaikat yang mencatatnya.
QS 10. Yunus 61
Dan tidakkah engkau (Muhammad) berada dalam suatu urusan, dan tidak membaca suatu ayat Al-Qur’an serta tidak pula kamu melakukan suatu pekerjaan, melainkan kami menjadi saksi atasmu ketika kamu melakukannya. Tidak lengah sedikitpun dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar Zarrah, baik di bumi ataupun di langit . tidak ada sesuatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan semua tercatat dalam kitab yang nyata (lauh Mahfuuz).
QS 43. Az Zukhruf 80
Ataukah mereka mengira bahkan kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya kami mendengar, dan utusan-utusan kami (malaikat) selalu mencatat di sisi mereka.
Kita harus selalu waspada dan hati-hati. Termasuk kebaikan islam seseorang adalah dia meninggalkan perbuatan yang tidak penting. Ulama berpendapat yang utama adalah kita menjaga lisan kita.
Rasul;
Sesungguhnya termasuk kebaikan islam seseorang adalah dia sedikit berbicara terhadap hal-hal yang tidak ada kepentingannya.
Cara membagi waktu.
Orang yang berakal itu pandai membagi waktunya.
1. Dia mempunyai waktu untuk bermunajad dengan ALLOH.
2. Dia mempunyai waktu untuk introspeksi diri.
3. Dia mempunyai waktu untuk merenungkan tentang ciptaan-ciptaan ALLOH.
4. Dia mempunyai waktu untuk menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan pokok dia, yaitu makan, minum, tidur. (refreshing)
Itulah orang berakal yang mempunyai waktu.
Kholifah umar bin abdul aziz;
Barang siapa yang menghitug ucapannya dibandingkan perbuatannya maka dia akan berbicara kecuali hal-hal yang bermanfaat saja.
Rasul kepada muad bin jabal;
Rasul :Kamu jaga mulutmu,
Muad :Ya rosul apakah kita akan dihukum ALLOH karena ucapan kita.
Rasul :Hai muad apa kamu tidak tahu tidaklah menelungkupkan wajah manusia karena hasil ulah lidahnya yang tidak dijaga.
Selamatnya manusia adalah ketika dia menjaga lidahnya.
Ulama;
Manusia yang paling banyak dosanya adalah manusia yang paling banyak bicaranya tentang hal-hal yang tidak ada faedahnya.
Ada seseorang lewat kepada luqmanul hakim ketika dia sedang berkotbah.
Orang itu tanya kamu kan budaknya dari bani fulan?
Iya aku dulu budak.
Bukankah kamu dulu menggembala kambing?
Iya aku dulu menggembala kabing.
Bagaimana kamu bisa seperti ini?
Aku bisa mencapai derajad ini dengan berkata jujur dan aku banyak diam kecuali berkata yang penting saja.
Si sakit berseri seri saat di jenguk. Dia berkata;
Ada dua amalanku dan aku senang dengan itu.
1. aku tidak pernah berbicara kecuali hal-hal yang penting.
2. hatiku selamat kepada orang islam. Tidak sombong.
Muwarij al ajari;
Ada satu perkara yang aku selalu mencarinya sejak sekian lama dan aku akan mencarinya.
Apa yang kamu cari itu?
Yaitu aku menjaga diriku dari segala yang tidak ada faedahnya, dari segala yang sia-sia.
Al hasanu basri;
Termasuk tanda berpalingnya ALLOH dari seorang hamba adalah ketika seseorang itu sibuk terhadap hal-hal yang sia-sia.
Sahul bin abdullah;
Barang siapa yang berbicara yang tidak ada faedahnya, dia akan jauh dari kejujuran.
Ma’ruf;
Pembicaraan seorang hamba yang tidak ada faedahnya adalah penghinaan dari ALLOH SWT.
Barang siapa yang beriman kepada ALLOH dan hari akhir, hendaknya dia berbicara yang baik dan ada faedahnya
Kandungan hadist;
1. Merupakan salah satu prinsip agung.
2. Anjuran memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
3. Anjuran seorang hamba untuk melakukan perkara yang bermanfaat.
4. Anjuran menjauhi nafsu.
5. Ikut campur urusan orang lain adalah menyebabkan permusuhan.
6. Menyibukkan diri dengan perkara yang tidak ada faedahnya berrarti bukti iman yang lemah.
7. Hati yang sibuk dengan ALLOH, pasti melupakan urusan mahluk.
8. Bukti istiqomah seorang muslim. Tidak ikut campur urusan orang lain.
9. berbahagialah orang yang tidak punya waktu untuk gelisah di siang hari.
10.Tujuan utama diciptakan manusia dan jin adalah untuk ibadah kepada ALLOH secara luas.
Yang dimaksud dengan yang berfaedah adalah segala sesuatu yang membawa kebaikan di dunia dan membawa keselamatan di akherat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar