Keluarkan semua apa yang anda rasakan. Entah apa itu baik, buruk, penting, tidak. Yang utama sekarang anda mengeluarkan apa yang anda rasakan dalam sebuah tulisan. Jangan dipikirkan apakah tulisanmu bagus atau tidak. Jangan pikirkan tulisanmu layak untuk dibaca atau tidak. Tapi pikirkan seberapa cepat anda mentransfer apa yang anda pikirkan kedalam sebuah tulisan. Seberapa tajam anda meggambarkan dan menyuguhkan perasaanmu ataupun pikiranmu.Sering ketika aku lagi sedih atau marah, perasaan lebih mudah untuk dIkeluarkan. Bebas terasa, saat pikiran dan perasaan mengalir lewat kata-kata yang terbentuk dalam tulisan. Puas akan tercapai saat rasa kita sudah tercapai, atau apa yang kita rasakan sudah tercurah dalam tulisan. Bangga pada diri kita sendiri sering muncul, dan rasa tidak percaya akan kemampuan kita yang baru saja kita capai seakan terngiang-ngiang dalam benak kita yang sedang tersenyum.
Tapi ingat..! jangan sombong!
Sombong tidak akan membawa kita ke surga. Sekecil apapun rasa sombong itu.
Masalahnya, kita sulit untuk tidak sombong. Sombong sudah menjadi bagian dari hidup kita. Walaupun kita sudah berusaha untuk menghilangkannya, nyatanya selalu ada rasa sombong dalam diri kita.
Dasar manusia..! Karena manusia punya hasrat untuk menjadi penting, maka dia cenderung untuk merendahkan orang lain. Dia cenderung untuk sombong. Hal ini yang harus kita hindari. Karena hanya akan merugikan kita sendiri.
Tidak bisa kita pungkiri, rasa menjadi penting ada dalam jiwa kita. Bahkan pada diri orang gila sekalipun rasa menjadi penting itu ada. Rasa ini memberikan ketenangan dan kepuasan. Entah kepuasan itu nyata atau tidak. Yang pasti hampir semua orang ingin menjadi penting. Itu intinya dari semua ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar