Manusia memang tidak pernah merasa puas. Rasa puas yang mereka rasakan hanyalah sebuah awal untuk mendapatkan rasa puas lain yang lebih. Ini merupakan penjelmaan nafsu. Dan manusia memang sudah mempunyai ini sejak lahir.
Banyak yang berusaha menghilangkan nafsu. Ketika mereka hidup dengan dominasi nafsu, maka hati mereka akan berkata; “aku akan membuang nafsu ini jauh-jauh. Aku akan hidup tanpa nafsu, karena nafsu menjerumuskan.” Itulah kiranya kalimat yang paling umum diucapkan oleh mereka yang terjebak dalam belenggu nafsu.
Tapi, Apakah anda tahu, bahwa kita tidak seharusnya menghilangkan nafsu kita. Kita cukup mengendalikannya. Kasus diatas adalah sangat sering terjadi. Apakah dengan menghilangkan nafsu semua akan selesai? Menurutku bisa-bisa hanya akan menambah masalah. Perlu kita ketahui, nafsu itu tidak hanya sesuatu yang mempunyai makna negatif, melainkan juga hal yang positif. Bagiku nafsu adalah semangat.
Mau bukti?
Pernah dengar orang yang menginginkan sesuatu dengan sangat apa tidak? Suatu saat dia mempunyai kesempatan untuk mewujudkan keinginannya itu. Baginya hal itu adalah saat yang tidak boleh disia-siakan. Maka dia dengan bersemangat melakukan apa saja agar yang diinginkannya tercapai. Imbasnya, teman temannya berkomentar;
“anda kok bernafsu sekali sih untuk mendapatkan itu?”
Mari kita garis bawahi kata bernafsu. Temannya menilai dia terlalu bernafsu untuk mencapai mimpinya. Padahal dia tidak merasa demikian. Dia hanya merasa bersemangat. Iya.. dia merasa bersemangat untuk mencapai mimpinya.
Dari sini aku menyimpulkan, bahwa semangat tidak jauh bedanya dengan nafsu. Untuk itu, jangan hilangkan nafsu kita. Kita cukup mengendalikan nafsu kita.
Itu intinya.
Banyak yang berusaha menghilangkan nafsu. Ketika mereka hidup dengan dominasi nafsu, maka hati mereka akan berkata; “aku akan membuang nafsu ini jauh-jauh. Aku akan hidup tanpa nafsu, karena nafsu menjerumuskan.” Itulah kiranya kalimat yang paling umum diucapkan oleh mereka yang terjebak dalam belenggu nafsu.
Tapi, Apakah anda tahu, bahwa kita tidak seharusnya menghilangkan nafsu kita. Kita cukup mengendalikannya. Kasus diatas adalah sangat sering terjadi. Apakah dengan menghilangkan nafsu semua akan selesai? Menurutku bisa-bisa hanya akan menambah masalah. Perlu kita ketahui, nafsu itu tidak hanya sesuatu yang mempunyai makna negatif, melainkan juga hal yang positif. Bagiku nafsu adalah semangat.
Mau bukti?
Pernah dengar orang yang menginginkan sesuatu dengan sangat apa tidak? Suatu saat dia mempunyai kesempatan untuk mewujudkan keinginannya itu. Baginya hal itu adalah saat yang tidak boleh disia-siakan. Maka dia dengan bersemangat melakukan apa saja agar yang diinginkannya tercapai. Imbasnya, teman temannya berkomentar;
“anda kok bernafsu sekali sih untuk mendapatkan itu?”
Mari kita garis bawahi kata bernafsu. Temannya menilai dia terlalu bernafsu untuk mencapai mimpinya. Padahal dia tidak merasa demikian. Dia hanya merasa bersemangat. Iya.. dia merasa bersemangat untuk mencapai mimpinya.
Dari sini aku menyimpulkan, bahwa semangat tidak jauh bedanya dengan nafsu. Untuk itu, jangan hilangkan nafsu kita. Kita cukup mengendalikan nafsu kita.
Itu intinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar