2.28.2009

SAAT TIDAK SADAR

Selasa, 17 Pebruari 2009, 4:30:31 sore

SAAT TIDAK SADAR

Aku terlalu banyak ngomong. Apalagi sampai menyakiti orang yang aku ajak ngomong. Seakan orang lain tidak lebih baik dari aku. Padahal mereka juga mempunyai hati yang mudah untuk tersakiti. Kenapa kita selalu seperti ini saling menyakiti satu sama lain dengan kata-kata yang menjatuhkan. Padahal sebenarnya apa yang mereka pikirkan dan mereka lakukan pasti ada sebabnya. Sulit untuk sadar dan mengerti bahwa orang lain juga punya hak yang sama dengan kita.

Kita memang egois hanya memikirkan diri kita saja. Kita anggap diri kita yang paling benar dan orang lain selalu salah dan kurang. Jarang kita sadar untuk memperbaiki diri. Walaupun kita menganggap diri kita sudah berusaha memperbaiki diri dan sudah berubah. Namun buktinya kita belum berubah, masih suka membuat sakit hati orang.

Kita menganggap diri kita sudah suci. Kalaupun kita mengatakan bahwa kita masih belum apa-apa, itu hanya untuk menutupi keegoisan kita akan apa yang kita pikir benar. Dengan kata lain itu hanya dalih kita agar terhindar dari dipersalahkan.

Kenapa sulit untuk rendah hati dan menerima perbedaan dari orang lain? kita tidak lebih dari seorang yang sombong dan congkak serta tidak mau belajar. Bagi kita sudah cukup apa yang kita peroleh dari yang kita rasakan. Sehingga hasilnya hanya sebuah kesubjektifan yang kaku dan cenderung keras kepala.

Memang kita harus punya pegangan. Dalam hal ini prinsip. Jangan sampai kita tidak berprinsip, namun jangan juga prinsip kita, kita jadikan alasan untuk menutup diri dari hal-hal yang sebenarnya lebih baik dari prinsip itu sendiri. Jadi, prinsip kita berarti harus dinamis, mengikuti yang baik secara syar’i. Untuk mencapai dinamis ini kita harus rendah hati untuk menerima perbedaan.

Semoga kita menjadi orang yang sabar dan selalu bersyukur dengan pemberian Tuhan. Selalu rendah hati menerima keadaan. Sehingga kita bisa ingat Dia dengan sadar tanpa emosi.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

sabar bos....

Anonim mengatakan...

aaminn...