10 Oktober 2009, 15:32:48
Sekali lagi sabar harus ada pada diri. Rasanya ingin sekali memukul orang itu jika ingat apa yang dilakukan. Di depan baik, tapi di belakang menikam. Bagaimana seharusnya berhubungan dengan orang seperti itu. Diladeni tambah menjadi, diberi hati tambah tidak menghargai.
Kembali lagi sadar sebagai manusia biasa harus menjadi obat jitu untuk mengurangi kecewa. Serahkan kepada pencipta yang tahu semua apa yang akan terjadi. Kita serahkan saja dan ikhlaskan. Toh jika memang dia berbuat salah ke kita nanti juga akan dibalas oleh Tuhan. Jangan kawatir, Tuhan kan maha adil akan segalanya. Kita hanya perlu bersabar.
Balasan Tuhan tidak bisa dipastikan dalam bentuk apa. Kita hanya perlu yakin saja Dia akan membalas kepada orang itu.
Marilah memohon ampun dan petunjuk serta kesabaran pada-Nya.
Pasti bisa cobaan ini dihadapi, kemudian jalani dengan sabar dan usahakan ikhlas. Tidak ada yang bisa mendahului kehendak Tuhan.
Tidak patut manusia memvonis sesuatu yang belum tentu terjadi kepada kita dan orang lain. Biarlah Tuhan yang menentukan.
Sabar....
.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar